SEMARANG, suaramerdeka.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng mengapresiasi hadirnya Queen City Mall di Kota Semarang.

Keberadaan mal yang dulunya bernama Sri Ratu Pemuda tersebut diyakini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Ibu Kota Jateng ini.

Dewan Kehormatan Kadin Jateng yang juga CEO Suara Merdeka Network, Kukrit Suryo Wicaksono mengatakan, Kota Semarang membutuhkan layanan gaya hidup.

“Semarang butuh layanan gaya hidup, selain tentunya layanan pendidikan dan kesehatan,” kata Kukrit saat memberikan sambutan pada peresmian mal tersebut, Sabtu 11 November 2023.

Kukrit meyakini, hadirnya mal ini akan semakin menjadikan Kota Semarang sebagai tujuan utama pariwisata.

“Ini bukan sekadar mal, tapi sekaligus akan memajukan pariwisata. Semoga membawa berkah untuk kemajuan ekonomi di Kota Semarang,” tuturnya.

Ketua Kadin Jateng, Harry Nuryanto mengatakan, hadirnya Queen City Mall bisa sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan, dan mendukung usaha lokal.

“Kami yakin pertumbuhan ekonomi makin positif. Terpenting bisa berkontribusi bagi perekonomian daerah,” sebutnya.

CEO SRLand Properties Vonny Tresno Santoso menjelaskan, mal ini dirancang dan dibangun oleh SR Land Properties dalam satu area yang terintegrasi dengan luas kurang lebih 120.000 meter persegi.

“Momentum ini sebagai simbol kelanjutan kejayaan Sri Ratu. Kini diwujudkan dalam bentuk perusahaan pengembangan gedung, SRLand Properties, yang kemudian melahirkan Queen City Mall,” ujarnya.

Pembukaan ini juga dimeriahkan dengan pameran buku Big Bad Wolf yang bakal mendatangkan 700.000 buku. Kemudian pameran instalasi seni yang diinisiasi oleh Queen City bersama UTOPIA.

“Kami juga bakal mendatangkan sejumlah seniman lokal asal Yogyakarta, Purworejo, dan Jakarta. Mereka akan memamerkan instalasi seni berbasis Augmented Reality,” katanya.

Adapun, Keberadaan kompleks bangunan itu sebagai Mixed Used Property. Memiliki multi fungsi untuk memfasilitasi berbagai kegiatan, seperti tempat tinggal, bekerja, belanja hingga rekreasi.

Pihaknya juga mengajal mengajak sejumlah keluarga yang datang dari Yayasan Pita Kuning Yogyakarta untuk bermain di Funtopia.

Yayasan ini merupakan yayasan filantropi yang memberikan layanan psikososial bagi anak dengan kanker dari keluarga prasejahtera.

“Karena tagline Queen City Mall adalah Your Lifestyle Experiences, kami tidak hanya memberikan donasi saja, tapi kami juga ingin menghadirkan pangalaman yang menyenangkan bagi mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu berharap Queen City Mall bisa menjadi destinasi wisata belanja yang dapat menarik banyak wisatawan berkunjung ke Kota Semarang.

“Dibukanya Queen City Mall menandakan perekonomian di Kota Semarang sedang tumbuh positif setelah diterpa badai Covid-19 yang mengakibatkan ekonomi sempat terpuruk,” katanya.

Source : https://www.suaramerdeka.com/ekonomi/0410825603/kadin-apresiasi-pembangunan-queen-city-mall-pertumbuhan-ekonomi-diyakini-makin-menggeliat?page=2